7 Negara dengan Tradisi Ramadhan yang Unik


7 Negara dengan Tradisi Ramadhan yang Unik, Serba7.com – Bulan Ramadan selalu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu umat Muslim di seluruh dunia.

Di bulan penuh keberkahan ini, seluruh Muslim di seluruh dunia menjalani ibadah puasa dengan penuh syukur sambil terus beramal sholeh dan memupuk kebaikan bagi diri sendiri dan alam semesta.

Maka tak heran, puasa di bulan Ramadan selalu menjadi hal yang berharga dalam membentuk kepribadian dan ketakwaan seorang Muslim. Beberapa negara berikut ini merayakan tradisi Ramadan dengan cara yang unik.

Seunik apa Ramadan di negara-negara itu? Berikut ulasannya :

Buka Puasa di Pakistan

Ramadan di Pakistan
Ramadan di Pakistan (Foto : http://enlighten.pk)

Setelah berpuasa selama sehari penuh, dan tiba saatnya untuk berbuka puasa. Salah
satu makanan yang selalu ada setiap buka puasa bagi orang Pakistan yaitu samosa, pakoran dan chaat.

Makanan ini selalu ditunggu-tunggu oleh setiap orang Pakistan saat berbuka puasa. Selain menikmati dan bersyukur atas rejeki hari ini, momen ini juga adalah saat untuk lebih banyak berbagi waktu dengan keluarga tercinta.

Lentera Ramadan di Mesir

Lentera Ramadan di Mesir
Lentera Ramadan di Mesir (Foto : http://enlighten.pk)

Salah satu tradisi menyambut bulan Ramadan di Mesir yaitu ada lentera Ramadan. Lentera ini dikenal dengan “Fanous”.

Setiap jalan dihias dengan lampion-lentera untuk merayakan bulan penuh keberkahan ini. Berdasarkan info bahwa pada tahun 969 ketika Khalifah Abu Tamim Maad al-Muizz li-Dinillah tiba di Kairo, ratusan lentera dinyalakan untuk menyambutnya. Sejak saat itu,  menyalakan lampion sudah menjadi tradisi ramadan.

Selain itu ada juga cerita yang mengatakan bahwa Khalifah Fatimiyah Al-Hakim bi Amr Al-Lah menginginkan jalan di Kairo terang saat malam hari.

Rebana di Turki

Rebana di Turki
Rebana di Turki (Foto : http://enlighten.pk)

Memainkan drum/rebana untuk membangunkan orang saat sahur dengan pakaian Utsmaniyah adalah salah satu tradisi unik Ramadan di Turki.

Tradisi ini berasal dari Kekaisaran Ottoman. Namun, kostum resmi dan kartu anggota untuk drummer ini baru dimulai lima tahun yang lalu. Tradisi yang sama juga ternyata ada Pakistan.

Meriam di Mekkah

Meriam Ramadan di Mekkah
Meriam Ramadan di Mekkah (Foto : http://enlighten.pk)

Tradisi menembakan meriam adalah salah satu tradisi unik di kota Mekkah saat Ramadan. Penembakan meriam dilakukan saat mendekati buka puasa dimana matahari mulai terbenam.

Asal usul tradisi ini dimulai pada tahun Hiriah 859. Saat itu Sultan Mesir menembakan sebuah meriam yang baru saja diterimanya dan langsung diuji coba.

Saat melepaskan tembakan meriam waktu menunjukan shalat Maghrib. Orang menganggap bahwa ini adalah salah satu cara Sultan untuk memberitahu saatnya untuk berbuka puasa. Sejak saat itu, kebiasaan ini terkait dengan Ramadan dan dilakukan setiap tahunnya.

Roadha Mas di Maladewa

Tradisi Roadha Mas di Maladewa
Tradisi Roadha Mas di Maladewa (Foto : http://enlighten.pk)

Raivaru atau yang dikenal dengan”Roadha Mas” adalah tradisi yang dilakukan di bulan Ramadan di Maladewa. Menandai waktunya berbuka puasa yang disambut dengan penuh suka cita, semangat dan antusias.

Selama berbuka, berbagai masakan lokal sudah disiapkan sepertui kulhi boakiba atau kue ikan, foni boakiba atau kue tepung dan gulha  bola ikan.

Setelah berbuka puasa, para penyair diminta untuk membacakan Raivaru yaitu puisi yang berkaitan dengan Ramadan.

Bentuk puisi tradisional Maladewa ini sangat di senangi oleh masyarakat disana.  Dimana puisinya terdiri dari tiga baris atau lebih dengan pola irama yang berbeda.

“The Ring Game” di Irak

The Ring Game di Irak
The Ring Game di Irak (Foto : http://enlighten.pk)

Masyarakat di Irak merayakan Ramadan dengan cara yang unik. Mereka biasa memainkan sebuah permainan yang sudah sangat populer yang disebut “the ring game”.

Permainan dibuat dengan membentuk dua kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 10 sampai 20 orang.

Salah satu anggota tim harus menyerahkan kepada anggota tim lain, sementara tim lawan harus menebak siapa yang menyembunyikan cincin itu.

Setiap orang pura-pura membuat wajah tersipu malu seolah-olah sedang memegang cincin untuk mengelabui lawannya. Permainan unik ini lebih banyak dimainkan saat Ramadan untuk menjalin kekerabatan.

Garangao di Qatar

Garangao di Qatar
Garangao di Qatar

Garangao adalah salah satu tradisi unik Ramadan di Qatar. Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun tepat hari ke-14 bulan Ramadan.

Pada dasarnya ini adalah kegiatan yang melibatkan anak-anak yang baru belajar untuk berpuasa. Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus pengakuan kepada usaha anak-anak yang menjalani puasa. Tradisi ini terbukti menjadi sumber motivasi bagi anak-anak.

Saat Garangao, anak-anak akan memaiak pakaian tradisional Qatar dan membawa tas mereka yang sudah dihiasi. Usai shalat Maghrib, anak-anak akan berjalan mengelilingi lingkungan mereka dan menyanyikan lagu-lagu tradisional.

Mereka juga memukul batu bersama-sama sehingga menciptakan ritme yang unik. Suara unik inilah yang menjadi asal nama Garangao.

Kata Gara berarti suara baru mengetuk bersama. Setelah kegiatan, anak-anak diberi perman dan kacang-kacangan yang diisi penuh pada tas-tas mereka.

Itulah beberapa tradisi unik Ramadan di beberapa negara di dunia. Semoga bermanfaat dan selamat menjalankan ibadah puasa.

Berikan Komentar Anda!


Like it? Share with your friends!

0

What's Your Reaction?

Like Like
1
Like
OMG OMG
2
OMG
LOL LOL
0
LOL
Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
0
Damn
Dislike Dislike
1
Dislike
Love Love
1
Love
Win Win
1
Win

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

log in

Become a part of our community!

reset password

Back to
log in

Send this to a friend