7 Simbol atau Lambang Yang Dilarang Keras Di Indonesia


SERBA7.com – Indonesia dikenal sebagai negara demokrasi yang multikultural dan sangat ramah. Sistem demokrasi yang dianut Indonesia yakni demokrasi Pancasila dimana semua kebebasan demokrasi dibatasi dalam undang-undang yang berlaku.

Karena hal itu pula, ada beberapa hal terlarang di Indonesia. Salah satunya yakni terkait penggunaan logo/lambang tertentu yang dilarang keras digunakan di Indonesia karena dapat memicu kontroversi.

Berikut 7 logo/lambang yang dilarang keras di Indonesia :

Lambang Palu Arit Partai Komunis Indonesia (PKI)
Anindya Kusuma Putri dengan seragam palu arit
Anindya Kusuma Putri dengan seragam palu arit (Photo : liputan6.com)

Peristiwa G30S/PKI atau Gerakan 30 September masih menyisakan luka dalam bagi masyarakat Indonesia. Sejak tragedi Lobang Buaya yang memakan tujuh jenderal TNI, keberadaan Partai Komunis Indonesia (PKI) diharamkan pemerintah.

PKI dan pengikut-pengikutnya diberantas pemerintah. Bahkan, hingga kini anak-cucu para pengikut PKI masih mendapatkan diskriminasi dalam masyarakat.

Yang teranyar, foto Putri Indonesia Anindya Kusuma Putri yang tengah memakai baju merah berlambang palu arit langsung mendapatkan respon tak sedap dari masyarakat Indonesia. Kendati foto diambil di Vietnam, Anindya tetap mendapatkan kecaman dari sebagian masyarakat terkait foto kontroversialnya.

Bendera ISIS
Bendera ISIS di Indonesia
Bendera ISIS (Photo : kompas.com)

Sejak kemunculan ISIS di Suriah dan Irak, ikut menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Propaganda dan kampanye ISIS yang deras membuat banyak pemuda Indonesia terpanggil untuk ikut bergabung.

Tak ingin masyarakat resah dan menghindari lahirnya paham radikal ala ISIS, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melarang penggunaan bendera ISIS di Indonesia.

Sejumlah orang yang kedapatan menyimpan atau memakai bendera bermotif hitam putih itu langsung disita polisi. Bahkan tak segan pemiliknya juga ikut diamankan untuk proses penyelidikan.

Bendera dan Lambang Israel
Bendera dan lambang Israel di Tolikara Papua
Bendera dan lambang Israel di Tolikara Papua (Photo : lingkarannews.com)

Kendati memiliki pengaruh yang begitu besar dalam tatanan dunia internasional, nyatanya hingga kini Israel belum memiliki hubunga diplomatis dengan Indonesia. Tidak ada kedutaan besar Israel di Jakarta begitu pun sebaliknya.

Indonesia secara tegas menolak menjalin hubungan diplomatis dengan Israel karena hingga kini Israel masih menjajah wilayah kedaulatan Palestina. Israel dinilai melanggar nilai-nilai kemanusiaan, HAM dan merebut kemerdekaan masyarakat Palestina.

Dalam Pembukaan UUD 1945 Indonesia disebutkan bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa. Hal itu menjadi alasan paling mendasar Indonesia menolak menjalin hubungan dengan Israel.

Ada beberapa kontroversi terkait penggunaan bendera atau lambang Israel. Presiden Gus Dur pernah mendapatkan penolakan keras karena usulan kontroversialnya yang ingin menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

Yang terbaru yakni penemuan sejumlah bendera dan atribut Israel di rumah penduduk Tolikara pasca insiden pembakaran masjid saat Idul Fitri 2015. Sejumlah pengamat mengecam penggunaan bendera Israel dan pelaku bisa dihukum kurungan penjara empat tahun karena menggunakan atribut Israel.

Lambang Matu Satu
Simbol mata satu di kafe milik Gibran
Simbol mata satu di kafe milik Gibran (Photo : indoberita.com)

Indonesia adalah salah satu negara dengan masyarakat yang cerdik mengaitkan hal-hal tertentu yang bersifat mistis maupun kontroversial. Istilah umumnya adalah cocoklogi.

Kendati tak tertulis atau termuat dalam undang-undang, namun masyarakat Indonesia tidak menyukai penggunaan sejumlah lambang atau simbol mata satu. Simbol mata satu selalu dikaitkan dengan sosok Dajjal, iblis yang akan membawa manusia ke dalam kesesatan di akhir zaman.

Berita kontroversial terkait penggunaan simbol ini yakni pada kafe milik putra sulung Jokowi, Gibran. Ya, Markobar milik Gibran di Kota Solo ini mendapatkan sorotan setelah pemasangan sebuah lukisan mata satu di kafe tersebut. Tak ingin menimbulkan banyak polemik, Gibran memilih menghapus gambar kontroversial itu.

Lambang Freemason dan Iluminati

Selain simbol mata satu, Indonesia juga tidak menyukai simbol Freemason. Kendati tak diatur dalam undang-undang, masyarakat Indonesia mengharamkan keberadaan organisasi bawah tanah ini.

Dampak dari keberadaan Freemason selalu berusaha ditangkal para pemuka agama di Indonesia. Berbagai hal atau gambar yang berkaitan dengan simbol ini akan menjadi kontroversi besar di Indonesia.

 


Like it? Share with your friends!

-18
1 share, -18 points

What's Your Reaction?

Like Like
7
Like
OMG OMG
6
OMG
LOL LOL
2
LOL
Cry Cry
0
Cry
Cute Cute
0
Cute
Damn Damn
1
Damn
Dislike Dislike
1
Dislike
Love Love
2
Love
Win Win
1
Win

Comments 2

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  1. Ada public figur yg menggunakan lambang yahudi. Tp kpk ga ada penangkapan dr yg berwajib. Tlg lbh dijelaskan ttg uu yg melarang hal tsb mengenai padal2 nya
    Terima kasih

  2. Ada artis yg menggunalan simbol2 yahudi. Tp tdk ada pemeriksaaan atau penangkapan dr yg berwajib. Tolong dijelaskan ttg uu dan pasal2nya yg mengatur hal tsb. Trm lasih

log in

Become a part of our community!

reset password

Back to
log in

Send this to a friend